Meningkatkan Etos kerja!

Job Ethic atau Etika Profesional berasal dari bahasa yunani yaitu kata “ethos” yang berarti suatu kehendak atau kebiasaan baik yang tetap. Yang pertama kali menggunakan kata-kata itu adalah seorang filosof Yunani yang bernama Aris Toteles.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Etika atau moral adalah ajaran tentang baik dan buruk mengenai perbuatan, sikap, kewajiban dan sebagainya. Menurut K. Bertenes, Etika adalah nilai-nilai atau norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang dalam mengatur tingkah lakunya. Dari pengertian di atas, disimpulkan bahwa Etika merupakan ajaran baik dan buruk tentang perbuatan dan tingkah laku ( akhlak ).

Jadi, Etika membicarakan tingkah laku manusia yang dilakukan dengan sadar di pandang dari sudut baik dan buruk sebagai suatu hasil penilaian.

Pada Etika Khusus dibagi menjadi 3 (tiga) macam, yaitu :

Etika Individual ;

yaitu menyangkut kewajiban dan sikap manusia terhadap diri sendiri. Salah satu prinsip yang secara khusus relevan dalam etika individual adalah prinsip integritas pribadi, yang berbicara mengenai perilaku individual tertentu dalam rangka menjaga dan mempertahankan nama baiknya sebagai pribadi moral.

Etika Sosial ;

yaitu suatu etika yang berbicara mengenai kewajiban dan hak, pola dan perilaku manusia sebagai makhluk sosial ber-intraksi dengan sesamanya. Hal ini tentu saja sebagaimana hakikat manusia yang bersifat ganda, yaitu sebagai makhluk individual dan sosial, etika individual dan etika sosial berkaitan erat. Bahkan dalam arti tertentu sulit untuk dilepaskan dan dipisahkan satu dengan lainnya. Karena kewajiban seseorang terhadap dirinya berkaitan langsung dengan banyak hal yang mempengaruhi pula kewajibannya terhadap orang lain, dan demikian pula sebaliknya.

Etika Lingkungan Hidup ;

yaitu sebuah etika yang saat ini sering dibicarakan sebagai cabang dari etika khusus. Etika ini adalah hubungan antara manusia dengan lingkungan alam yang ada di sekitarnya. Sehingga etika lingkungan ini dapat merupakan cabang dari etika sosial (sejauh menyangkut hubungan antara manusia dengan manusia, yang bersangkutan dengan dampak lingkungan) maupun berdiri sendiri dengan sebagai etika khusus (sejauh menyangkut hubungan manusia dengan lingkungannya).

Lingkungan hidup dapat dibicarakan juga dalam kerangka bisnis, karena pola interaksi bisnis sangat mempengaruhi lingkungan hidup.

Etika profesi,

yang menyangkut hubungan manusia dengan sesamanya dalam satu lingkup.profesi serta bagaimana mereka harus menjalankannya profesinya secara profesional agar diterima oleh masyarakat yang menggunakan jasa profesi tersebut. Dengan etika profesi diharapkan kaum profesional dapat bekerja sebaik mungkin, serta dapat mempertanggung jawabkan tugas yang dilakukannya dari segi tuntutan pekerjaannya. Profesional adalah merupakan yang ahli dibidangnya, yang telah memperoleh pendidikan atau pelatihan khusus untuk pekerjaannya tersebut.

Profesional merupakan suatu profesi yang mengandalkan keterampilan atau keahlian khusus yang menuntut pengemban profesi tersebut untuk terus memperbaharui keterampilannya sesuai dengan perkembangan teknologi.

Adapun Ciri-ciri dari Profesi yang secara umum , yaitu Memiliki Keahlian dan Ketrampilan Khusus,Adanya komitmen moral yang tinggi,Seorang Profesional adalah orang yang hidup dari profesinya,Mempunyai tujuan mengabdi untuk masyarakat, Memiliki sertifikasi maupun izin atas profesi yang dimilikinya.

Mengapa etika itu penting ?

Etika itu penting karena Bersifat universal, dan dapat Menentukan keberlangsungan peradaban manusia, Selalu relevan sepanjang masa dalam arti etika itu saling berhungan terus,Etika sangat berperan bagi kemajuan suatu bangsa,apalagi dalam Negara Indonesia ini yang sangat mengedepankan moral bangsanya dalam hal beretika, Etika mempertanyakan kewajiban manusia sebagai “manusia” dan Etika menentukan reformasi birokrasi yaitu upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business prosess) dan sumber daya manusia aparatur.

 

Hal-hal apa saja yang harus dipersiapkan untuk mencapai etos kerja yang baik dan maksimal?

  • Pertama adalah kita harus bisa Menumbuhkan sikap optimis seperti Mengembangkan semangat dalam diri, dan memelihara sikap optimis yang telah dipunyai,Memotivasi diri untuk bekerja lebih maju.
  • Kedua adalah Jadilah diri anda sendiri yaitu Lepaskan impian dan raihlah cita-cita yang anda harapkan.
  • Ketiga Keberanian untuk memulai Jangan buang waktu dengan bermimpi, Jangan takut untuk gagal, dan harus mampu merubah kegagalan menjadi kesuksesan.
  • Keempat Kerja dan waktu yaitu kita harus bias lebih menghargai waktu (tidak akan pernah ada ulangan waktu) dan Jangan cepat merasa puas.
  • Kelima Kosentrasikan diri pada pekerjaan denga cara Latihan berkonsentrasi dan Perlunya beristirahat.
  • Dan yang terakhir kita harus percaya bahwa Bekerja adalah sebuah panggilan Tuhan.
  • Selain hal-hal tersebut ada pula aspek yang harus dilakukan agar bisa mencapai etos kerja yang baik seperti :

 

Aspek kecerdasan yang perlu dibina dalam diri, untuk meningkatkan Etos Kerja :

  • Kesadaran : keadaan mengerti akan pekerjaanya.
  • Semangat : keinginan untuk bekerja.
  • Kemauan : apa yang diinginkan atau keinginan, kehendak dalam bekerja.
  • Komitmen : perjanjian untuk melaksanakan pekerjaan (janji dalam bekerja).
  • Inisiatif : usaha mula-mula, prakarsa dalam bekerja.
  • Produktif : banyak menghasilkan sesuatu bagi perusahaan.
  • Peningkatan : proses, cara atau perbuatan meningkatkan usaha, kegiatan dan sebagainya dalam bekerja.
  • Wawasan : konsepsi atau cara pandang tentang bekerja

Etos kerja adalah suara hati yang tulus dan ikhlas dari setiap sumber daya manusia pribadi dan manusia oerganisasi untuk mau bekerja keras tanpa pamrih dalam memberikan pelayanan terbaik yang lebih kepada setiap orang tanpa terkecuali.

Etos kerja yang baik lahir dari pribadi-pribadi yang proaktif dalam mempersiapkan diri untuk menjadi manusia-manusia organisasi yang siap menjalankan visi dan misi organisasi dengan nilai-nilai positif yang tidak dapat dikompromikan lagi.

Nilai positif berarti setiap pikiran da tindakan selalu hanya berkonsentrasi untuk memberikan pelayanan berkualitas tinggi. Dan etos kerja yang baik harus selau dibungkus dengan pengetahuan,keterampilan,teknologi,dan keinginan untuk selalu berbuat baik. Etos kerja juga harus memiliki kebiasaan-kebiasaan yang menjadi budaya rutin yang efektif dalam memberikan sinar kebahagiaan.

 

Referensi :

https://pustakamanajemen.wordpress.com/tag/etika-profesi/ 5
http://eprints.uny.ac.id/4986/1/MEMBUDAYAKAN_NILAI-NILAI_KOMITMEN 7
http://sujudmm.blogspot.co.id/
http://marianajanuarta.blogspot.co.id/2014/05/tokoh-dunia-yang-menginspirasi.html 2
Rate this article!
Meningkatkan Etos kerja!,0 / 5 ( 0votes )
Tags:

Leave a Reply